Turnamen Bulu Tangkis Pekan Olahraga Kejaksaan dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia

    Tolitoli, 21 Agustus 2025 – Sorak sorai dan tepuk tangan meriah mewarnai suasana Lapangan Bulu Tangkis saat Turnamen Bulu Tangkis Pekan Olahraga Kejaksaan 2025 resmi digelar pada Kamis sore (21/8) pukul 15.00 WITA. Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) dari Kejaksaan Negeri Tolitoli, Cabang Kejaksaan Negeri Tolitoli di Laulalang, Cabang Kejaksaan Negeri Tolitoli di Ogotua, serta Cabang Kejaksaan Negeri Tolitoli di Bangkir.

     Sejak pertandingan pertama dimulai, atmosfer turnamen terasa begitu semarak. Para pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan, disambut dengan teriakan dukungan yang bergema dari para penonton. Suasana keakraban bercampur dengan ketegangan kompetisi, menjadikan turnamen ini lebih dari sekadar olahraga—namun juga ajang mempererat kebersamaan keluarga besar Kejaksaan Negeri Tolitoli.

     Prestasi gemilang salah satunya ditorehkan oleh pasangan Tsalis Abror dan Liwarsono Lianto dari Cabjari Tolitoli di Laulalang. Bermain dengan penuh determinasi, mereka berhasil menembus babak final setelah mengalahkan lawan-lawannya di babak penyisihan. Di partai puncak, mereka berhadapan dengan pasangan kuat dari Cabjari Tolitoli di Bangkir, Surya Permadi dan Doni.

     Pertandingan final berjalan sangat dramatis. Kedua pasangan saling adu strategi, saling serang, dan menghadirkan reli-reli panjang yang memukau penonton. Dukungan penonton semakin membakar semangat para pemain di lapangan. Namun pada akhirnya, pasangan Surya–Doni berhasil mengungguli lawannya dan keluar sebagai Juara Pertama Turnamen Bulu Tangkis Pekan Olahraga Kejaksaan 2025.

     Sementara itu, pasangan Tsalis–Liwarsono harus puas menempati posisi Juara Kedua, sebuah pencapaian yang tetap membanggakan bagi Cabjari Laulalang. Adapun posisi Juara Ketiga berhasil diamankan oleh pasangan Parman dan Andi, yang juga tampil gemilang sepanjang turnamen.

     Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan sportivitas, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara keluarga besar Kejaksaan Negeri Tolitoli beserta seluruh cabang. Antusiasme yang tinggi dari para pemain dan pendukung menjadi bukti bahwa olahraga mampu menghadirkan kegembiraan sekaligus memperkokoh persaudaraan.

      Dengan berakhirnya turnamen, seluruh peserta menyadari bahwa kemenangan sejati tidak hanya terletak pada raihan juara, tetapi juga dalam semangat persatuan dan kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan Kejaksaan Negeri Tolitoli, sejalan dengan semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Lahir Kejaksaan ke-80.